Sosialisasi Undang-Undang Tentang Manajemen Penanggulangan Bencana di Kota Serang
DOI:
https://doi.org/10.61332/windradi.v2i2.233Keywords:
Sosialisas, Hukum, Penanggulangan Bencana , Kota SerangAbstract
Beberapa wilayah di Kota Serang diduga mengalami genangan air akibat hujan deras yang turun seharian. Kota Serang khususnya Kelurahan Kalodran Kecamatan Walantaka yang berada di wilayah Banten hampir setiap hari dilanda banjir, hal ini terjadi karena wilayahnya sangat rendah dan terdapat rawa-rawa yang dipenuhi sampah serta saluran air di sekitarnya. Selain itu wilayah ini juga merupakan wilayah yang selalu rawan banjir. Ketidakberdayaan remaja terhadap bencana terjadi karena keterbatasan pemahaman mereka terhadap bahaya yang ada di sekitarnya yang mengakibatkan mereka perlu bersiap menghadapi bencana. Hal ini menunjukkan perlunya informasi tentang bencana dan pengurangan risiko bencana sejak dini kepada remaja agar dapat memberikan pemahaman dan arahan tentang langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi bencana di sekitarnya. Berdasarkan penelusuran situasi dan permasalahan yang ada di lingkungan sekitar, maka sangat penting bagi masyarakat untuk melakukan kesiapsiagaan terhadap bencana, melakukan prediksi bencana dan melakukan adaptasi terhadap bencana yang dikenal dengan upaya moderasi bencana. Kegiatan sosialisasi tanggap bencana yang dicanangkan dapat menjadi salah satu bentuk kegiatan sosialisasi tanggap bencana bagi siswa SMAN 8 Kota Serang untuk meninjau kembali kesiapsiagaan bencana di wilayah binaannya di Kecamatan Walantaka. Perluasan informasi kesiapsiagaan bencana dapat dilakukan melalui sosialisasi dengan penekanan pada pembelajaran. Hasil dari kegiatan ini adalah informasi yang dimiliki oleh para anggota (siswa SMAN 8 Kota Serang) yang mengikuti sosialisasi memiliki informasi yang baik dalam hal penanggulangan bencana, khususnya bencana gelombang pasang
References
Industry Dan Informasi Sekolah Tinggi Teknologi Nasional Yogyakarta. Sttnas Yogyakarta. Dessy Triana, 09 Desember 2017.
Nurrahmah Widiany. (2015). Pengalaman Kesiapsiagaan Masyarakat Menghadapi Bencana Banjir Di Rt 001 Rw 012 Kelurahan Bintaro Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan. Skripsi Studi Ilmu Keperawatan, Univ. Islam Syarif Hidayatullah Jakarta (Tidak Dipublikasikan).
Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 33 Tahun 2006 Tentang Pedoman Umummitigasi Bencana
Ramli, Soehatman. (2010). Pedoman Praktis Manajemen Bencana (Disaster Management). Jakarta: Penerbit Dian Rakyat.
Robby, U. B. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Upaya Pengembangan Desa Wisata. Dedication: Journal of Community Service, 1(1), 36-43.
Rosydie, Arief (2013). Banjir: Fakta Dan Dampaknya, Serta Pengaruh Dari Guna Lahan. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, Vol. 24 (3).
Susanto, A.B (2006). Disaster Mamagent Di Negeri Rawan Bencana. Jakarta: Pt Aksara Grafika Pratama.
Triana Dessy, Hadi Sofwan Tb, Kamil Muhammad Husain. (2017). Mitigasi Bencana Melalui Pendekatan Kultural Dan Struktural. Prosiding Seminar Nasional XII “Rekayasa Teknologi
Umar, Nurlailah. (2013). Pengetahuan Dan Kesiapsiagaan Masyarakat Menghadapi Bencana Banjir Di Bolapapu Kecamatan Kulawi Sigi Sulawesi Tengah. Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal Of Nursing), Vol.8 (3)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 WINDRADI: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.











