Model Tata Kelola Kawasan Pesisir: Strategi Pengelolaan Kawasan Pesisir Menuju Ekonomi Hijau di Kabupaten Gunung Kidul

Authors

  • Ardiyansah Ardiyansah Magister Ilmu Administrasi, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Krisnadwipayana
  • Pretty Failasufa Aziza Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Admnistrasi, Universitas Krisnadwipayana
  • Kiki Setyawati Program Studi Administrasi Publik, Universitas Krisnadwipayana
  • Ade Reza Hariyadi Magister Ilmu Administrasi, Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Krisnadwipayana

DOI:

https://doi.org/10.61332/ijpa.v8i2.340

Keywords:

Green Economy, Coastal Area, Community Participation, Sustainable Policy, Gunungkidul

Abstract

This study aims to explore the management strategies of coastal areas in supporting the transition toward a green economy in Gunungkidul Regency. The management of coastal zones often faces challenges in balancing economic development with environmental sustainability. Therefore, a strategic approach that integrates social, economic, and ecological dimensions is essential. This research employs a descriptive qualitative approach, with data collected through field observations, in-depth interviews with local stakeholders, and the analysis of relevant policy documents. The findings reveal that the local government has implemented various strategies, such as enhancing active community participation in planning and monitoring, promoting participatory coastal ecosystem conservation, and integrating social values into policy formulation. These strategies are consistent with green economy principles emphasizing resource efficiency, low carbon emissions, and social equity. Moreover, efforts to strengthen local institutional capacities and foster environmentally-based microenterprises are integral components of the transition strategy. The main challenges identified include limited public literacy on sustainability, inadequate access to green technologies, and weak cross-sectoral coordination. The study concludes that strengthening multi-sector collaboration, increasing public education, and aligning policies with green development goals are essential to the successful implementation of the green economy in coastal areas. These findings are expected to provide strategic input for local governments and policymakers in designing inclusive and sustainable coastal development programs.

References

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Arnstein, S. R. (1969). A ladder of citizen participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224. https://doi.org/10.1080/01944366908977225

Bappeda Gunungkidul. (2022). Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kabupaten Gunungkidul tahun 2022–2026. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Berkes, F., & Folke, C. (1998). Linking social and ecological systems: Management practices and social mechanisms for building resilience. Cambridge University Press.

Cicin-Sain, B., & Knecht, R. W. (1998). Integrated coastal and ocean management: Concepts and practices. Island Press.

Daly, H. E., & Farley, J. (2011). Ecological economics: Principles and applications (2nd ed.). Island Press.

Emerson, K., Nabatchi, T., & Balogh, S. (2012). An integrative framework for collaborative governance. Journal of Public Administration Research and Theory, 22(1), 1–29. https://doi.org/10.1093/jopart/mur011

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). (2022). Statistik sumber daya kelautan dan perikanan Indonesia tahun 2021. Pusat Data dan Informasi KKP.

Kusumawati, R. (2021). Strategi pengelolaan ekowisata pesisir berbasis masyarakat: Studi kasus di Pantai Selatan Jawa. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota, 17(2), 89–104. https://doi.org/10.14710/pwk.v17i2.89-104

OECD. (2020). Towards green growth in Southeast Asia. Organisation for Economic Co-operation and Development. https://www.oecd.org/green-growth

Prasetyo, A., & Mahmudah, S. (2021). Kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan kawasan pesisir berkelanjutan: Studi kasus di Kabupaten Gunungkidul. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 10(2), 115–127. https://doi.org/10.20473/jkp.v10i2.2021.115-127

Putri, N., & Nugroho, M. (2023). Inovasi pengelolaan lingkungan berbasis teknologi hijau di wilayah pesisir. Jurnal Ilmu Lingkungan, 25(1), 35–48. https://doi.org/10.22146/jil.2023.25.1.35-48

Rahmawati, D., & Setiawan, B. (2020). Dampak perubahan tata guna lahan terhadap ekosistem pesisir di Indonesia. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 21(1), 25–38. https://doi.org/10.31292/jlp.v21i1.2020.25-38

Rahayu, R. D., Pramitasari, A., & Ardiyansah, A. (2024). Collaborative Governance Pentahelix ABCMG+ dalam Pengelolaan Program Bank Sampah di Kota Bekasi. REFORMASI, 14(2), 257-270.

Sachs, J. D. (2015). The age of sustainable development. Columbia University Press.

Sterling, S. (2010). Transformative learning and sustainability: Sketching the conceptual ground. Learning and Teaching in Higher Education, 5(1), 17–33.

UNEP. (2011). Towards a green economy: Pathways to sustainable development and poverty eradication. United Nations Environment Programme. https://www.unep.org/resources/report/green-economy

UNEP. (2021). Sustainable coastal development: A global perspective. United Nations Environment Programme. https://www.unep.org/resources/report/sustainable-coastal-development

UNESCAP. (2023). Advancing green economy in Asia and the Pacific: Policy pathways and regional initiatives. United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific. https://www.unescap.org/publications/green-economy-2023

ategi pengembangan taman wisata alam gunung tunak berdasarkan evaluasi indeks kelayakan. Geodika Jurnal Kajian Ilmu Dan Pendidikan Geografi, 7(2), 273-284. https://doi.org/10.29408/geodika.v7i2.24347

Asti, A. and Mayasari, D. (2023). Strategi pengembangan kawasan pesisir di kabupaten tanah laut, provinsi kalimantan selatan. Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 9(1), 49. https://doi.org/10.15578/marina.v9i1.11796

Dewi, A. (2018). Model pengelolaan wilayah pesisir berbasis masyarakat: community based development. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 18(2), 163. https://doi.org/10.30641/dejure.2018.v18.163-182

Fathihani, F., Randyantini, V., & Saputri, I. (2024). Penyuluhan model bisnis hijau umkm dalam mendorong transormasi ekonomi hijau. Jurnal Pengabdian Kolaborasi Dan Inovasi Ipteks, 2(2), 361-367. https://doi.org/10.59407/jpki2.v2i2.573

Hur, R., Ruchimat, T., & Nuraini, Y. (2021). Upaya pelestarian kawasan mangrove melalui pemberdayaan masyarakat pesisir di kecamatan arosbaya kabupaten bangkalan madura provinsi jawa timur. Jurnal Kelautan Dan Perikanan Terapan (Jkpt), 4(1), 69. https://doi.org/10.15578/jkpt.v4i1.9546

Nopianti, H. and Himawati, I. (2022). Pengelolaan sumber daya pesisir berkelanjutan melalui penerapan teknologi berbasis pengetahuan lokal. Indonesian Journal of Religion and Society, 4(2), 88-97. https://doi.org/10.36256/ijrs.v4i2.241

Nurdiansyah, M., Rosmiati, M., & Suantika, G. (2020). Analisis keberlanjutan dan strategi pengelolaan tambak udang putih sistem intensif di pesisir selatan jawa barat. Jurnal Sosioteknologi, 19(3), 426-441. https://doi.org/10.5614/sostek.itbj.2020.19.3.10

Rahmayani, D., Yuliani, R., Kristanti, N., Marpaung, G., Supriyadi, A., & Nuurfauzi, M. (2022). Peningkatan kapabilitas green economy dalam pengembangan desa wisata sebagai upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Kumawula Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 171. https://doi.org/10.24198/kumawula.v5i1.36289

Regif, S., Seran, M., Naif, I., Pattipeilohy, A., & Saputri, L. (2023). Literasi digital ekonomi hijau terhadap pemberdayaan umkm desa di kabupaten langkat. Jurnal Ilmu Politik Dan Pemerintahan, 9(1). https://doi.org/10.37058/jipp.v9i1.6922

Rosyid, D., Sujantoko, S., Armono, H., Djatmiko, E., Wardhana, W., Prastianto, R., … & Wardhani, M. (2021). Kajian pengelolaan kawasan mangrove pesisir selatan kabupaten bangkalan berdasarkan uu no 1 tahun 2014. Sewagati, 5(3), 206-216. https://doi.org/10.12962/j26139960.v5i3.26

Saputra, W., Rohmadheny, P., & Prasetiawan, H. (2023). Pemberdayaan remaja dirgantara menuju generasi mandiri sampah melalui program sedekah sampah berbasis masjid. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 73-86. https://doi.org/10.33086/snpm.v3i1.1234

Sarastika, T. (2021). Valuasi ekonomi jasa ekosistem mangrove di wilayah pesisir kota pekalongan. Geomedia Majalah Ilmiah Dan Informasi Kegeografian, 19(1), 26-34. https://doi.org/10.21831/gm.v19i1.40161

Triyanti, R. and Susilowati, I. (2019). Analisis pemangku kepentingan dalam pengelolaan kawasan pesisir berkelanjutan di kabupaten gunungkidul. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 9(1), 23. https://doi.org/10.15578/jksekp.v9i1.7324

Wibowo, B., Bambang, A., Pribadi, R., Setiyanto, I., Prihantoko, K., & Sutanto, H. (2022). Strategi pengelolaan kawasan pesisir di pasar banggi kabupaten rembang dengan pendekatan analytical hierarchy process (ahp). Jurnal Kelautan Tropis, 25(2), 191-201. https://doi.org/10.14710/jkt.v25i2.12381

Downloads

Published

2025-07-11

How to Cite

Ardiyansah, A., Aziza, P. F. ., Setyawati, K., & Hariyadi, A. R. . (2025). Model Tata Kelola Kawasan Pesisir: Strategi Pengelolaan Kawasan Pesisir Menuju Ekonomi Hijau di Kabupaten Gunung Kidul. PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public Affairs, 8(2), 569–585. https://doi.org/10.61332/ijpa.v8i2.340